Trus…mau gimana?

Ga perlu dibahas lagi lah ya soal berapa banyak orang yang sengsara-menderita-menggigil karena banjir Jumat 29 Januari kemaren. Yang aku perhatikan sih…sekarang frekwensi Jakarta kebanjiran jadi sering. Kalau dulu 5 tahunan trus jadi 3 tahunan trus jadi 2 tahunan….sekarang jadi tiap tahun. Kalau udah begini yang disalahkan alam. Padahal dari dulu ya…yang namanya hujan badai panas ya..selalu datang silih berganti. Trus kalau bukan alam….yang salah siapa dong? Pertanyaannya kan jadi gitu. Pertanyaan yang naif ya…kalau dipikir. Lha…wong sudah jelas salahnya manusia khususnya pemprov DKI.

Wah…sori ya…kalau aku nyalahkan pemprov DKI. Sebab yang kasih ijin bangun gedung-gedung, mall, pusat-pusat perbelanjaan…. siapa lagi kalau bukan pemda. Sementara itu kita lihat dan saksikan sendiri, belum pernah ada program yang berjudul pembangunan terowongan air, atau program sungai bebas sampah….atau program-program lain yang bisa meminimalisasi banjir.

Pembuangan sampah rasanya juga belum dikelola dengan baik. Beda banget dengan luar negeri (…hehehe ini kata teman-teman yang udah pada ke sana….tapi bener kok )…. Di sana itu tong sampah aja dibedakan warnanya untuk tong sampah organik dan non organik. Dan ga ada tuh yang tinggal persis dipinggir sungai kayak di sini….(coba perhatikan di setiap sungai pasti ada rumah-rumah non permanen yang bangun persis dipinggir sungai). Mereka yang tinggal di pinggir sungai, menganggap sungai itu adalah tempat sampah.

Makanya dong…. pemprov DKI jangan cuma mikirin gedung2, mall, apartemen, hotel, shopping centre, jalan tol ….dan lain-lain sejenisnya…. Cobalah mulai memikirkan proyek-proyek yang berdampak positif pada lingkungan.

Dooooo…..sok nasehatin….

Ah…biarin aja…memang itu kok opiniku. Kalau ada yang ga setuju …. ya…harus setuju!!!

7 thoughts on “Trus…mau gimana?

  1. mbelgedez says:

    Mbangun trowongan, irigasi, got bersih, maka Pemda akan kluwar duit…. eman-eman…
    Mending dikantongin….

    Ada Mall baru, Gedung perkantoran baru, Apartemen baru, Pemda malah dapet duit….
    Dikantongin lagee….

    Mangkanya jangan heran, golongan 3 di Pemda bisa beli CRV baru….

    ***nyiramm bengsinn,…. Kabourrr…..***

  2. Sekarang sudah banyak yang telah memisahkan antara sampah organik dan non-organik kok. Bahkan ada nama tempat sampah khusus yang mampu membuat sampah tidak bau. Saya lupa namanya. Yang jelas namanya pakai nama orang Jepang. Soalnya yang membikin tempat sampah ini pertama kali adalah orang Jepang. Tapi implementasinya di Indonesia sudah jamak.

    Salam.

  3. Ferry ZK says:

    dulu supremasi wilayah begitu kuat, jika satu wilayah ada “orang penting” di jamin gak kan pernah mati listrik bahkan bajirpun bisa dialihkan, kalau sekarang istana aja bisa mati listrik apalagi cuma orang kuat non penghuni istana mana mungkin banjir dialihkan seperti dulu lagi….

    btw jum’at kemaren biar menghindari banjir grogol aku liwat roxi-pasarbaru-galur-cempaka mas, eh malah di cempaka putih sama aja… walhasil tetep harus ikut berenang deh…

    satu lagi banjir jum’at kemaren justru wilayah langganan banjir seperti di kampung melayu gak banjir lohhh.. hebat yak… katanya klo cuma hujan jakarta doank mereka aman tapi klo ditambah kiriman dari bogor baru terjadi kejadian “seperti biasa” he.. he..

  4. chocovanilla says:

    Gimana mo bedain tong sampah organik dan non organik, wong banyak yang buta huruf dan buta warna he…he…

  5. lyntrias says:

    Mas Ferry,
    Wah…tau gitu aku pulang lewat kampung melayu yak… tiwas ga berani lewat sana n akhirnya nginep di kantor

    Mbak Choco,
    hehehe…masak kudu bikin program melek dulu…

  6. solomon says:

    Sebenarnya kita semua juga ikut berperan dalam menyukseskan banjir 5 tahunan, maaf koreksi… banjir tahunan…

    Coba lihat selokan2 di sekitar kita…

    Tapi kalau pak gubernurnya bijak…pasti masalah gak akan berlarut-larut

  7. Markus says:

    Ya.. namanya juga opini.. zah zah aza..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s