Impianku “Bahasa Indonesia mendunia”

Bahasa Indonesia mendunia adalah impianku

Boleh dong kita bermimpi bahwa suatu saat bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa internasional. Mengapa tidak? Siapa yang bisa menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional? Tentunya bangsa Indonesia sendiri kan? Satu hal yang patut di contoh dari mantan presiden Soeharto dalam mengupayakan ini adalah bahwa beliau selalu menggunakan penterjemah bila menerima tamu asing. Saya rasa bukannya mantan presiden Soeharto tidak bisa berbahasa Inggris, tetapi beliau mempunyai misi untuk membuat bahasa Indonesia menjadi bahasa Internasional kedua.

Kita lihat, betapa Indonesia mempunyai potensi bisnis yang luar biasa. Banyak orang yang ingin berinventasi di Indonesia. Sekalipun di Indonesia masih terdapat banyak regulasi yang amburadul, saya yakin itu tidak menyurutkan investor untuk melirik bumi Indonesia yang menggiurkan sebagai lahan bisnis.

Lalu apa kaitannya dengan bahasa Indonesia? Ya jelas ada donk… Mereka punya kepentingan dengan Indonesia, tetapi anehnya kita bangsa Indonesia malah mati-matian mempelajari bahasa asing. Bukankah seharusnya mereka yang mati-matian harus mempelajari bahasa Indonesia? Yang lebih menyebalkan lagi adalah bahwa kita merasa bangga jika kita dapat berbahasa Inggris atau bahasa Asing, sementara kita tidak becus dalam menggunakan bahasa kita sendiri.

Pernah saya menyaksikan acara di televisi yang menayangkan tentang pariwisata. Di situ ada wawancara dengan salah satu turis asing. Saya senang sekali karena mereka di wawancarai dengan bahasa Indonesia. Dan sungguh menyenangkan dan mengharukan bahwa mereka bisa berbahas Indonesia dengan baik.

Mempelajari bahasa asing adalah baik dan memang suatu keharusan. Tapi janganlah itu merupakan suatu kebanggaan sehingga kita melupakan bahasa kita sendiri.

Salam nasionalisme.

3 thoughts on “Impianku “Bahasa Indonesia mendunia”

  1. Bune nasionalis banget. Tapi aku dukung. Seharusnya expatriat yang bekerja di Indonesia bisa bahasa Indonesia ya? Bukannya kita yang harus belajar bahasa mereka.

    Salam & GBU

  2. mbelgedez says:

    Impianmu mulia, nak….

    Tapi tanpa menguasai teknologi, ndak ada artinya.
    Sayah kasi contoh bangsa Jepang dan Korea. Mereka kuasai teknologi doloo, baru memaksakan bahasa.
    Ndak percaya ???

    Di Jepang dan Korea ndak ada GSM.
    Mereka paksakan dengan Teknologi mereka masing-masing. Setelah itu, para user dari manapun mereka berasal, mau ndak mau harus ngikutin bahasa mereka.

    Sebentar lagee China menyusul…

    Jadi, biar sajah kita amburadul dalam berbahasa….

  3. bune says:

    Setuju pak…
    Yuk kita bikin teknologi di Indonesia maju..
    Tetapi teknologi bukan satu-satunya, masih banyak faktor lain, terutama faktor yang menjadi keunggulan kompetitif bangsa Indonesia… salah satunya SDA

    Teknologi adalah sarana untuk pemanfaatan SDA.

    Yang jelas saya mendambakan Indonesia yang jaya..

    Jadi jangan biarkan bahasa kita amburadul….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s