Ikut Sertifikasi Tenaga Ahli….(moga lulus)

Tanggal 12-14 Desember 2007 kemarin, aku dan Ceo dikirim perusahaan untuk ikut Program Ujian Tenaga Ahli Pengadaan Barang dan Jasa yang diselenggarakan oleh LPPM ITB behalf on Bapenas. Tujuannya supaya perusahaan memiliki personil yang kompeten dalam pengadaan barang dan jasa, sehingga pada saat mengikuti tender kami diharap bisa melaksanakan Kepres no. 80 tahun 2003.

Meskipun cukup melelahkan dan memusingkan karena harus menghapalkan Kepres no.80, kami tetap bersemangat dan optimis untuk lulus. Perlu dicatat bahwa setiap penyelenggaraan program sertifikasi ini peserta yang lulus hanya berkisar 10% dari jumlah peserta.

Aku sempat down juga sih, apalagi sebenarnya Kepres 80/2003 ini lebih ditujukan kepada Instansi Pemerintah.
Menurut peraturan, yang wajib bersertifikasi adalah PNS. Jadi kalaupun peserta yang berasal dari perusahaan swasta lulus ujian, sertifikat itu tidak diakui.

Terkait dengan hal itu, para peserta dari swasta (pendidikan tinggi dan perusahaan) merasa kecewa karena tidak diberitahu dari awal, bahwa program ni hanya untuk PNS. Sampai-sampai ada yang minta uang ujian dikembalikan karena tidak berminat ikut ujian dan ingin mengakhiri pelatihan di hari pertama.
Hari pertama kami masih mendapatkan pemahaman kepres 80 dan latihan menjawab soal. Hari kedua yang rencananya membahas Kepres, akhirnya diisi dengan latihan soal-soal atas permintaan peserta. Maklum sebagian peserta kan PNS yang berjuang untuk selembar sertifikat. Hehehe…persis kayak anak SMA yang sedang mengikuti bimbingan test.
Peserta yang dari instansi swasta termasuk aku, sebenarnya tidak suka dengan cara bimbingan test seperti ini. Karena kalau hanya jawab soal dan menghapalkan sementara kita tidak tau substansinya, ya repot kalau soal yang keluar nantinya beda dengan soal yang dibahas. Tapi para peserta Instansi Swasta hanya bisa pasrah mengikuti sang tutor dan peserta dari PNS.

Soal ujiannya berjumlah 90 soal yang terdiri dari 25 soal tipe B-S; 30 soal tipe pilihan berganda; 10 soal tipe pilihan berganda studi kasus. Waktu mengerjakan 120 menit bersih. No urut Soal ujian dibuat acak, sehingga antara peserta yang berdekatan tidak bisa saling mencontek. Selain itu para peserta sudah diberi nomor ujian dan harus duduk sesuai nomor. Alhasil, yang tadinya aku dan Ceo sudah janjian mau contek-contekan jadi ga bisa…..hehehe…

Diluar dugaan soal yang diuji lebih banyak ke kasus lapangan. Hanya beberapa soal yang dibahas di hari kedua yang muncul. Tapi tidak masalah, karena semua peserta pasti bisa menjawab dengan benar sesuai pendapatnya. Bahwa nanti ternyata pendapat peserta tidak sesuai dengan pendapat penilai dari Bapenas ya urusan nanti, yang jelas aku cuma berharap penilaian yang dilakukan benar-benar obyektif. Karena konon kabarnya masalah sertifikasi ini juga tidak luput dari praktek-praktek KKN. Aku hanya bisa berdoa, semoga ujian sertifikasi kali ini bebas dari unsur KKN sehingga aku bisa lulus. Amin

One thought on “Ikut Sertifikasi Tenaga Ahli….(moga lulus)

  1. agamaku says:

    Semoga lulus, Bune.
    GBU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s