Catatan perjalanan tugas KL-1

p1010006.jpgMemenuhi tugas kantor dalam rangka menemani 90 orang Kepala Sekolah dari Bangka melakukan benchmarking ke beberapa sekolah di Malaysia, pergilah kami ke KL. Ini adalah untuk pertama kalinya aku mengadakan perjalanan internasional. Berangkat dari rumah jam 6.00 pagi sampai Bandara KL jam 12.30 waktu KL. Sampai di bandara KL aku membenarkan kata teman-temanku yang sudah ke KL, bahwa bandara KL adalah terbersih, ternyaman, ramah dll yang baik-baik.

Dari bandara KL kami menyewa taxi ke hotel Grand Olympic di Jalan Hang Jebat. Pak Sofian memilih hotel ini karena dekat dengan China Town. Grand Olympic adalah kelas hotel bintang 3. Jadi ya so so gitu deh….Kapan-kapan kalau pergi ke KL lagi semoga bisa dapat hotel bintang 5 nya. Jarak dari bandara ke Hotel GO ditempuh dalam waktu kurang lebih 45 menit. Disepanjang jalan kami membandingkan dengan jalan di Jakarta. Ada kerinduan, kapan Indonesia bisa menampilkan suasana lalulintas yang tertib dan menyenangkan. Semoga saja ya dalam waktu 10 tahun ke depan seperti yang dicita-citakan Sutiyoso Gub. DKI dapat terwujud. Wah lama ya…10 tahun…ditunggu aja deh ngga berasa kok.

Sampai di hotel pukul 14.30, hmmm…tentu saja perut sudah keroncongan dan wajah pada kusam menahan lapar. Segera setelah check-in dan merapihkan barang-barang di kamar, kami segera mencari makanan. Sasaran kami adalah makan di China Town. Kami jalan kaki dari hotel ke China Town, jaraknya kurang lebih 600meter. Sampai di China Town kami menelusuri kedai-kedai (ada kedai buku, kedai wangi-wangian, kedai kaca mata). Tadinya aku pikir yang namanya kedai hanya untuk istilah warung makanan. Rupanya di sini “kedai” sama dengan “toko”.

Cari-cari kedai makanan akhirnya nemu pedagang kaki lima jual rujak. Aku ngga tahu apa sebutan untuk rujak di sini. Akan tetapi rujaknya bukan rujak buah biasa, lebih mirip ‘rujak cingur’ makanan khas Surabaya. Karena penasaran dengan rasanya kami beli, dan rasanya memang enak. Rujak tersebut terdiri dari buah-buah untuk rujak, kangkung, tahu, kerupuk pangsit…hmm (aneh kan?). Akhirnya kami mengisi perut dengan rujak dan bakmi. Setelah kenyang kami mulai menjelajahi China Town yang mirip dengan Pasar Baru di Jakarta. Kira-kira pukul 16.30 kami kembali ke hotel, istirahat, mandi dan mulai bekerja. Kami merencanakan untuk kembali ke China Town malam hari sekaligus makan malam.

Sampai di hotel kami segera berbenah diri dan mempersiapkan keperluan untuk pekerjaan besok. Rencana ke China Town malam hari batal, karena pekerjaan kami belum selesai jadi kami memutuskan untuk pesan makanan di hotel. Sayangnya makanan di hotel tidak terlalu enak. Pak Sofian pesan Hokkien Mee Hoen tapi tidak bisa menghabiskan karena rasa dan penampilannya aneh. Untung aku cuma pesan kentang goreng. Hmm….kalau pak Sofian tidak mau menghabiskan makanan yang dipesan berarti memang benar-benar tidak enak. Akhirnya jam 2.00 dini hari kami memutuskan untuk tidur karena besok pagi kami harus mengunjungi Pintar Learning di Subang.

2 thoughts on “Catatan perjalanan tugas KL-1

  1. dewo says:

    Wah asyiknya kalau tidak ada kemacetan. Kayak di daerah saja.

  2. cien2 says:

    buneeeee aseknya melancong ama kerja di KL huehuhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s