Rumus Matematika Perkawinan dan 3K

Untuk kesekian kalinya aku ingin sharingkan apa yang aku dengar dalam wejangan Pastor di Misa Pemberkatan Perkawinan. Sabtu, 17 Juni 2006 aku menghadiri Misa Pemberkatan Perkawinan di Paroki St. Leo Agung. Seperti biasa aku lebih senang menghadiri Misa Pemberkatan dari pada Pesta Pernikahannya. Aku bersyukur karena Undangan jatuh pada hari bertepatan dengan libur mengajar. Upacara berlangsung dengan hikmat dan tibalah pada waktu yang aku tunggu yaitu homili dari Pastor Bartolomeus yang akrab dipanggil Pater Meus.

Pater Meus mengatakan bahwa dalam perkawinan berlaku rumus matematika dasar. Apakah Rumus Matematika dasar? Yaitu : (+) tambah; (-) kurang; (x) kali; (:) bagi.

Kalau dalam matematika umum jawaban dari rumus tersebut sudah pasti, misalnya 2+2=4; 5-2=3; 2×3=6; 8:2=4. Tetapi tidak demikian halnya bila rumus tersebut dipakai dalam perkawinan. Di dalam perkawinan jawaban rumus itu tidak terbatas. Mari kita simak rumus tersebut satu demi satu.

(+) tambah

Setelah kita masuk dalam kehidupan perkawinan banyak yang bertambah. Yang pasti tanggung jawab bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah anggota keluarga, bertambahnya tugas-tugas dalam rumahtangga, bertambahnya persoalan, dan lain sebagainya yang semuanya itu harus disikapi dengan tanggungjawab penuh.

(-) kurang

Memasuki kehidupan perkawinan, sudah tentu kebebasan kita berkurang. Kalau tadinya kita hanya minta ijin pada orangtua atau bahkan tidak perlu minta ijin jika kita ingin melakukan sesuatu, sekarang ada orang terdekat yang harus selalu diberitahu tentang kemana kita akan pergi, apa saja kegiatan kita, dengan siapa kita pergi, ingin menggunakan uang berapa besar, dan lain sebagainya.

(x) kali

Dalam kehidupan perkawinan juga dibutuhkan kesabaran yang luar biasa. Kita akan menghadapi berbagai hal baik suka maupun duka berkali-kali. Sifat-sifat negatif yang tadinya tidak kita temukan pada saat kita masih berpacaran, akan seringkali ditemukan. Bahkan hal yang sama yang tidak kita sukai dari pasangan kita akan terjadi berkali-kali.

(:) Bagi

Di sini kita dituntut untuk terus menerus membagi. Apa yang kita bagi…sudah tentu penghasilan ya? Lalu apa lagi? Yaitu kasihsayang dan perhatian. Setiap hari dan terus menerus kita diminta untuk membagi kasih dan perhatian kita kepada keluarga. Bukan hanya kepada keluarga (istri dan anak) tetapi juga kepada keluarga dan kerabat keduabelah pihak.

Rumus matematika ini akan terus berlangsung selama masa perkawinan kita. Dan dalam menjawab setiap rumus dibutuhkan 3K. Yaitu Komitmen, Komunikasi, dan Kerjasama.

Selamat menempuh Ujian Matematika Perkawinan yang tidak akan pernah berhenti.

4 thoughts on “Rumus Matematika Perkawinan dan 3K

  1. dewo says:

    Setelah membahas matematika dasar, mari kita bahas matematika lanjutan. Lalu apa artinya pangkat, akar pangkat, kalkulus, deferensial, dll.

    Duh… pusyiiiiing…

  2. jsofian says:

    biar tambah mabok. saya mau nambah 2K lagi menjadi 5K apa sajakah itu ? visit http://jsofian.wordpress.com/2006/09/04/resep-harmonis-5k/

  3. saltshaker says:

    Apakah rumus dasar matematika hanya berlaku pada perkawinan saja ataukah masih banyak lagi di berbagai aspek kehidupan kita ?

  4. margareth says:

    wah bikin pusing aja………..
    mau tau rumus kimia dalam kehidupan perkawinan?
    pleaz contact me……..
    di efata_only

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s