Misa Pernikahan dan Ijab Kabul

Saya paling senang menghadiri Misa Pernikahan atau Ijab Kabul daripada menghadiri resepsinya. Mau tahu alasannya?
1. Saya senang menyaksikan dua insan yang saling mencintai mengikrarkan janji setia sampai maut memisahkan
2. Secara khusus saya berdoa “semoga kalian sanggup menjalankan bahtera rumah tangga yang tak luput dari badai”
3. Saya juga berharap dalam hati “semoga mereka mengerti tujuan mereka sehingga mereka akan menjalankan bahtera searah dengan tujuan mereka”
4. Dengan mengikuti Misa Pernikahan, secara tidak langsung saya melakukan refleksi diri terhadap janji dan tujuan pernikahan saya. Terutama setelah mendengarkan kothbah dan nasehat Romo atau Uztad.

Begitulah, bagaimana dengan anda?

2 thoughts on “Misa Pernikahan dan Ijab Kabul

  1. GatotBurisrowo says:

    Saya juga seperti anda, bedanya saya ngak pernah ikut Misa. Terusterang, setiap kali mendengarkan ijab kabul dalam pernikahan, bulu kuduk saya meremang. Ini perjanjian besar di mata Tuhan, yang kadang-kadang diremehkan manusia. Mungkin anda sudah tahu, tapi sekedar mengingatkan, saat-saat usai ijab kabul adalah waktu mustajab untuk berdoa dan saya biasanya berdoa agar rumah tangga saya di jaga dan diberi berkah sakinah warahmah wamaddah. begitu.

  2. fitri says:

    Saya pernah menyaksikan ijab kabul…
    karena terharu dengan kata yg diucapkan, saya menangis….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s