Ajakan Mensejahterakan Rakyat Miskin

Ketika mengikuti workshop Peran Lembaga Keuangan Mikro Dalam Mensejahterakan Masyarakat yang diselenggarakan oleh Credit Union Bina Seroja kami para peserta mendapat buku yang ditulis oleh Bapak Tjandra Irawan yang pada saat itu menjadi Narasumber. Buku itu berjudul UANG SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN. Uang Sebagai Sarana PendidikanBuku ini mengulas perjalanan beliau selama membina banyak Lembaga Keuangan Mikro di daerah-daerah termasuk diantaranya adalah Koperasi Kredit.

Sangat menarik untuk mencermati Visi beliau tentang peran besar Lembaga Keuangan Mikro dalam mensejahterakan masyarakat rakyat kecil. Beliau memiliki prinsip bahwa orang miskin tetap bisa sejahtera. Untuk itu terkadang atau kebanyakan mereka memang harus dipaksa untuk sejahtera. Dari pengalaman beliau, beliau memang merasakan bahwa sulit untuk mendidik mereka agar mereka mau menganggap bahwa mereka sesungguhnya mampu dan tidak miskin.

Dengan buku yang diberikan kepada kami beliau ingin agar semakin banyak orang yang terlibat dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Itu saya rasakan ketika beliau menuliskan pesan di bukuku (ketika aku minta beliau menandatangani buku tsb). Pesan yang ditulis singkat namun bagi saya memiliki makna yang dalam sekaligus menyiratkan challenge.

Pesannya “Mari Kita Bersama-sama Mensejahterakan Masyarakat Rakyat Miskin”. Dengan kata lain, jangan hanya membaca buku ini tapi singsingkan lengan baju dan berkaryalah.

Terimakasih Pak Tjandra Irawan, semoga saya bisa ikut ambil bagian dalam misi Bapak.

Wajah Penuh Cinta

Cantik tapi tidak cantik banget…
mempesona..mungkin itu yang lebih tepat
Senyum selalu menghiasi tatapan, sapaan, teguran dan ucapannya
Ketika melihatnya hati terasa dipenuhi luapan rasa perasaan bahagia
apapun yang dikatakannya serasa menyejukkan hati
Marah?  ya wajah itu pernah marah…
jika dia marah…kemarahannya tetap penuh cinta
Mempesona…
Wajah itu penuh cinta…memancarkan pesona di pandangan pertama
seribu pria ingin menyentuh dan memilikinya…
Wajah itu penuh cinta….
mampu menolak setiap tawaran nakal dengan lembut
membuat si penggoda semakin gila memimpikannya…
Wajah penuh cinta itu saat ini berduka…
Namun duka itu tetap tak memancar dari wajahnya
Dia hanya ingin memancarkan cinta dan kehangatan…
Wajah itu tidak ingin dimiliki…dia hanya ingin dinikmati
dan dia hanya ingin memberikan cinta yang bersih…

Mengisi Hari

Yesterday is history
Today is present
Tommorow is mistery

Kita tidak pernah tau apakah pertemuan kita akan berlanjut di hari-hari mendatang. Untuk itu sangat disayangkan jika kita tidak bisa mengisi “today” yang adalah “present” dengan hal-hal menyenangkan karena itu berarti kita menciptakan “history” yang tidak menyenangkan. Jangan kuatirkan apa yang akan terjadi “esok” karena esok adalah misteri… tetapi hal ini tidak berarti bahwa kita tidak perlu merencanakan untuk hari esok. Akan tetapi kita tetap tidak boleh kuatir tentang apa yang akan terjadi. Yang lalu biarlah berlalu, nikmati hari ini dan hadapi hari esok.

Hidup Itu Indah

Q    : Benarkah hidup itu indah?
A    : Benar
Q    : Tetapi bagaimana dengan penderitaan-penderitaan yang sering kami alami
A    : Itu adalah bagian dari keindahan hidup anda
Q    : Itukan jawaban anda, karena anda tidak pernah mengalami penderitaan
A    : Pandangan anda keliru, saya juga pernah bahkan sering mengalami penderitaan. Hanya saja karena saya         menikmati penderitaan itu, maka penderitaan saya itu menjadi kebahagiaan saya
Q    : Menikmati penderitaan?
A    : Ya
Q    : Bagaimana caranya?
A    : Mudah, jalani dan nikmati penderitaan hari ini
Q    : Aku tidak percaya bahwa bisa semudah itu menikmati penderitaan
A    : Lho…saya kan tidak bilang itu mudah… saya hanya bilang “jalani” dan “nikmati”