Posted by: Lina Tri Astuti, CFP on: January 18, 2011
Sebenarnya saya tidak suka dengan apa yang sering disampaikan masyarakat bahwa “kalau jalan kosong berarti itu bukan Jakarta”… Bodoh sekali!! Kok..ya mau-maunya pasrah dan bilang seperti itu.
Kan keenakan pemerintah kalau hal seperti itu diterima.
Sebenarnya kalau memang mau serius menangani kemacetan di Jakarta, pemerintah harus memprioritaskan pengadaan transportasi umum. Karena saat ini yang sudah siap adalah jalur “Busway or Trans Jakarta” meskipun kita tau itu bukan solusi yang 100% tepat, maka baiklah kita maksimalkan dulu pemanfaatan jalur tersebut. Jadi, armada dicukupkan, dan memindahkan fungsi bis-bis yang saat ini sudah ada menjadi “feeder TransJakarta”.
Selain itu harus disediakan “TROTOAR” yang nyaman untuk pejalan kaki… bukan untuk pedagang kaki lima.. Sediakan tempat pusat pedagang kaki lima untuk interval jarak tertentu… Master plan pembangunan infrastruktur tersebut harus dipublikasikan. Sehingga masyarakat bersiap-siap untuk suatu saat meninggalkan kendaraan pribadinya dan mengggunakan transportasi umum.
MAHAL??? ya iyalah….namanya juga pembangunan infrastruktur… ya pasti mahal, karena itu adalah investasi… tapi, kalau itu digunakan dengan baik, alias tidak di KORUPSI, pasti investasi itu akan menghasilkan suatu tatanan yang baik, yang berujung pada keikhlasan masyarakat membayar pajak untuk berkontribusi pada pembangunan tersebut.
Berharap Jakarta segera terbebas dari kemacetan yang tidak wajar….
O iya…satu lagi, harus dipikirkan juga jalur untuk kontainer dan truk-truk besar, sebaiknya menggunakan jalur Kereta Api. Jadi, pembangunan infrastruktur Kereta Api dan Pelabuhan jangan diabaikan.
Yah…ketinggalan lagi… gini…berani ga membatasi penjualan kendaraan bermotor? Kalo perlu harganya dibuat berlipat-lipat. Jadi kalau mau beli mikir-mikir dulu…sehingga akan lebih milih naik kendaraaan umum. Tapi ini tindakan terakhir aja…soalnya dampaknya luas. ![]()
Salam Metropolitan..
January 19, 2011 at 1:05 am
Bune bermacet-macet ria ya?
Salam metropolitan, Bune.