opiniku

Peran Kita Akan Diambil

Posted by: lyntrias on: October 5, 2008

Dalam Kitab Suci ada tulisan tentang perumpamaan dimana seorang tuan memberikan bekal talenta (keping mata uang)  dengan  jumlah yang berbeda kepada setiap orang tuan tsb sebelum pergi untuk beberapa lama. Orang tersebut harus mengembangkan talenta yang sudah diberikan yang akan dipertanggungjawabkan ketika tuan tersebut kembali. Orang pertama diberi 5 talenta, orang kedua 2 talenta, dan orang ketiga 1 talenta. Sekembalinya dari pengembaraannya, Sang Tuan memanggil orang-orang yang sudah diberi keping mata uang tersebut.

Ternyata orang pertama dan kedua mampu mengembangkan talenta masing2 dua kali lipat, sedangkan orang ketiga tidak mengembangkannya, dia menggali lubang dan menyimpan talenta tersebut dalam lubang itu.

Banyak orang yang mengartikan talenta sebagai suatu bakat dan rejeki. Itu betul…tapi dalam hal ini saya mau melihatnya dari perspektif lain yaitu perspektif keluarga dan pekerjaan.

Dalam perspektif keluarga, kita sudah diberi kesempatan untuk hidup berkeluarga, namun kita tidak tau bagaimana cara memelihara, mengisi dan memaknai kehidupan berkeluarga. Jika Istri atau suami tidak mau atau mungkin tidak tau bagaimana cara membahagiakan pasangannya dan anak-anak, maka perannya bisa saja diambil alih oleh wanita ataupun pria lain. Jika anak-anak tidak bisa merasakan kasih dari orangtuanya, bisa saja peran orangtua dalam mendidik dan mengasihi anaknya diambil alih oleh orang lain misalnya oleh pembantu rumah tangga ataupun oleh lingkungannya.

Dalam perspektif pekerjaan, sering kita tidak menyadari bahwa sebenarnya kita sudah diberi kesempatan untuk mengembangkan karir kita. Misalnya ketika atasan meminta kita untuk mengemban suatu tugas baru yang menantang. Akan tetapi mungkin saja kita mengambil sikap cari aman sehingga kita tidak berani mengambil keputuasan-keputusan yang beresiko, sehingga suatu saat atasan kita akan melihat bahwa pekerjaan yang diberikan kepada kita tidak membuahkan hasil yang maksimal. Maka, bisa dipastikan bahwa atasan kita akan mengambil beban itu dan kemudian akan mengalihkannya kepada orang lain.

Jadi di sini saya belajar bahwa setiap apa yang telah kita terima harus ditumbuh kembangkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Si Pemberi Kehidupan.

1 Response to "Peran Kita Akan Diambil"

Diriku juga pernah menulis hal tentang talenta.

http://dewo.wordpress.com/2005/05/01/talenta-bakat/

Di sono diriku mengaitkannya dengan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan bagi manusia untuk mengaktualisasikan diri.

Salam.

Leave a Reply