opiniku

Ada apa dengan Apel Malang?

Posted by: lyntrias on: July 9, 2007

Saya seorang pengkonsumsi apel malang untuk treatment masalah saya pada alat reproduksi. Treatment ini saya ketahui dari seorang teman yang menurutnya kistanya bisa berkurang bahkan hilang setelah rutin mengkonsumsi apel malang sebanyak-banyaknya setiap hari.

Belakangan ini saya kesulitan mendapatkan apel malang dan apel manalagi di supermarket. Biasanya saya membeli di Giant ataupun Carefour. Sebelum kelangkaan apel malang dan apel manalagi ini, harganya berada di kisaran Rp. 6000,- s/d Rp. 11.000,- per kg bergantung pada kualitas apel.

Berberapa kali saya minta pembantu saya untuk membeli apel malang tersebut ke pasar.Tetapi selalu dikatakan tidak ada, kalaupun ada kualitasnya jelek sekali.

Hari ini saya menyempatkan diri ke Carefour untuk membeli apel malang dan apel manalagi. Akhirnya saya lega karena di Carefour ternyata tersedia apel malang, walaupun saya sedikit heran kenapa jumlahnya sedikit sekali. Biasanya menggunung. Dan saya lebih heran lagi sekaligus kaget karena harga apel malang di Carefour mencapai Rp. 22.500,- per kg. Sungguh fantastis menurut saya. Apalagi harga ini lebih tinggi dari apel import yaitu apel fuji dan apel-apel lain yang harganya Rp. 16.500,- per kg.

Ada apa dengan apel malang. Saya berharap harga ini bukanlah harga permainan pedagang. Karena kalau harga ini tinggi di konsumen tetapi harga beli ke petani apel malang ditekan, sungguh menyedihkan. Semoga tidak ya….

Lalu seandainya penyebabnya adalah karena kelangkaan barang, agak aneh juga. Berarti penanaman tidak terencana dengan baik. Disamping itu, bukankah bila harga barang lokal lebih tinggi, justru akan memacu maraknya buah-buah impor?

Ironis ya…kalau negara kita yang subur makmur gemah ripah loh jinawi ini kekurangan hasil panen.

Atau mau alasan bahwa ini harga dumping? Buat apa?

9 Responses to "Ada apa dengan Apel Malang?"

Ntar deh bu……. kalo ada info aku kasi tau…… ato mau nitip…… berapa kilo ???? hehehe

Appel Malang itu sebenare gak ada, krn di Mlang itu gak ada kebun apel sama sekali……percaya deh’

Dulu adanya itu di Batu (daerah barat kota Malang, daerahnya pegunungan, sekarang jadi Kota Madya Batu. cuma setengah jam dari kota malang). Masalahnya di Batu dah banyak Hotel hotel, villa villa n tempat wisata lainnya (maklum tempatnya dingin bgt cocok buat wisata) jadi kebun appel pada tergusur. Batu selain terkenal penghasil appel juga penghasil sayuran, susu sapi and ternak kelinci. Makanya dateng donk ke Malang eh’ Batu…..

Lha Appel selama ini dari mana …..? Yang masi banyak kebun apple nya di daerah Poncokusumo (daerah timur kota Malang, setengah jam juga dr kota Malang) tempat ini juga gak kalah dingin karena kalo kita terus jalan dari daerah ini ….kita bisa nembus gunung Bromo yang terkenal itu …..hehehe. Nah’ appel dari Poncokusumo ini pada rame rame di kirim ke Batu….. biar orang sangka appel Batu atau appel malang. gitu loh……

lha’ appel sekarang emang gak terlalu banyak, selain para petaninya lebih senang bikin Villa (ntar di sewakan, rata rata per malam 250 rb, kalo week end sampe 350 rb an) juga appel hasilnya gak gitu bagus lagi karena kota malang and sekitarnya pada sering hujan abu dari gunung bromo and gunung semeru……..

dah’ paham bu …….???? jadi nitip appel ..??? hehehe. Semoga ibu cepet sembuh dari penyakitnya ………

mak nyusss…. salam kenal
hehehehe….thanks infonya…saya dulu pernah ke kebun apel di Batu, Malang.
sedih ya…kalau para petani lebih senang bikin Villa. Kalau gitu kita mesti pikirkan buka lahan kebun apel yang baru…
Semoga aja apel dari Poncokusumo tidak jadi Villa Apel…
Nitip donk…..berapa ongkos nitipnya?

bagaimana cara menanam apel yang bagus dan pupuk apa saja yang perlu kita sediakan?dan apa paktor-paktor yang menyebabkan tanaman tidak dapat tumbuh serta paktor apa yang kita hadapi??

bagaimana cara menanam apel yang bagus dan pupuk apa saja yang perlu kita sediakan?dan apa paktor-paktor yang menyebabkan tanaman tidak dapat tumbuh serta paktor apa yang kita hadapi??
daerah saya di Malalak Bukittinggi,cukup dingin…

thanks

to= ari on October 14, 2008
at 8:43 am

caranya
1. ketinggian 800-1400 dpl (untuk lahan)
2. pakek pupuk kandang aja
3. perawatan rutin (dari gulma tanaman, hama, ulat dll)
4. tingkat kelembapan udara juga pengaruh

sementara itu (salam wong batu jatim)

memang betul, Apel Batu agak tergusur oleh Vila-vila & Hotel, tapi jangan kecil hati masih banyak apel batu asli yang ditanam berhektar-hektar dan terhampar disekitar daerah Junggo hingga Selecta.
Bagi yang kepingin langsung metik buah Apel sendiri dari Pohon Apel datang aja ke Kusuma Agrowisata Batu, bahkan bisa beli untuk oleh-oleh.

Untuk saat ini saya rasa masih lebih baik apel batu dari pada ….Apel Poncokusumo yang siang malam terus menerus dihujani Abu karena lebih dekat Gunung Semeru entah sampai kapan…. hingga Buah Apel Poncokusumo banyak terganggu terganggu.

ha..ha.. memang banyak penjual buah dipinggir jalan sepanjang perjalanan dari Malang ke Batu yang Apelnya bukan 100% dari Batu tap penjualnya bilang Apel Batu dan lucunya Buah Semangka Sengkaling itupun bukan dari Sengkaling, dan di Sengkaling buah Semangka nggak bakalan tumbuh………..he he he

teriring salam dari Malang kota Hujan Abu

Halo… Aku kebetulan orang Batu dan petani apel… ada yg mau berkunjung dan petik apel silahkan lho… Apel Batu masih buanyakkkk sekalian promosi nih…
BIsa petik sendiri

dimana alamatnya,saya berminat kesana,apa ada juga vila /hotel yg disewakan dekat daerah situ?

sebenarnya apel malang menjadi jelek hasilnya karena dulunya memakai pupuk kimia yang besar-besaran , yang membuat unsur hara di tanah terikat dan membuat ekosistem mikro organisme di tanah menjadi mati, dan yang harus diperbaiki adalah bagaimana sekarang mikroorganisme yang sudah tidak ada dikembalikan kembali. Dengan pemakaian pupuk hayati ( Merk BioMikro) maka mikroorganisme yang sudah mati/ bahkan tidak ada bisa hidup kembali , ciri2 mikro itu ada yaitu kembali memberikan hasil yang cukup mengembirakan ( terbukti untuk tanaman padi, yang biasanya hanya panen 4-5 ton / ha, sekarang para petani menikmati hasil panennya 7-8 ton di daerah klaten dan sekitarnya, bahkan mencapai 10,2 ton) dan ini sangat diakui oleh petani setempat. dan lebih hebatnya lagi mereka mengurangi pemakaian pupuk kimianya s/d 50%…!!! memang luar biasa produk BioMikro,… siapa tau dengan tulisan ini bisa menginformasikan ke para petani, kasihan mereka kerja yang tdk ada hasilnya, kalau mau beli saya telp ke kantornya di 021 53164845. ( maaf saya bukan promosikan produk , tapi memang kejadian tsb sudah saya alami sendiri )

Leave a Reply