opiniku

Kesan dan Pesan untuk RSJ Harapan Kita

Posted by: lyntrias on: December 3, 2006

Sebenarnya sudah sejak sebulan lalu saya ingin menulis kesan yang saya dapatkan di RS Jantung Harapan Kita selama ayah saya dirawat untuk 10 hari pada bulan Nopember yl.

Beberapa hal yang perlu saya tulis disini sebagai rasa peduli saya akan pelayanan rumah sakit.

Kesan Positif:

  1. Biaya pengobatan di RS Jantung Harapan Kita relative murah.
  2. Pengawasan yang ketat dari para petugas keamanan tentang jadwal kunjungan saya nilai baik, karena hal ini sangat menolong bagi ketenangan pasien
  3. Fasilitas cukup lengkap.

Kesan Negatif:

  1. Pelayanan dari para perawat kurang ramah. Tidak satupun dari perawat yang saya dapatkan tersenyum ketika keluarga pasien datang ingin menanyakan sesuatu. Termasuk juga kepada saya, padahal sebelum bicara saya sudah menebar senyum
  2. Kunjungan dokter tidak pasti, sampai saya berkali-kali minta diganti saja dokter yang tidak sibuk. Sebab alasannya dokternya sibuk. Saya jadi berpikir, jangan-jangan para dokter perlu diberi alat pengatur jadwal, supaya jika memang jadwalnya penuh tidak mencoba untuk menerima pasien baru

Sayangnya kesan negative yang saya dapatkan justru merupakan hal penting karena berkaitan langsung dengan pengobatan. Semoga lain waktu saya sudah bisa mendapatkan senyum manis dari para perawat dan kedatangan dokter yang tepat waktu.

Tapi saya tidak kepingin lho untuk balik lagi. Pengennya sehat sih.

8 Responses to "Kesan dan Pesan untuk RSJ Harapan Kita"

Anak saya pernah dioperasi jantung bocor thn 1996. Kebetulan saat itu saya bertemu dengan seorang dari desa sekitar Jakarta yang anaknya dioperasi oleh RSJ HArapan Kita secara Gratis. Saat ini ada tetangga saya anak dari seorang supir yang gajinya hanya 600 ribu per bulan mengalami kelainan jantung sehingga anak itu tetap kerdil walau umurnya sudah 8 tahun. Berjalan sedikit saja lemas. Bagaimana caranya untuk dapat dioperasi gratis di RSJ Harapan Kita. Siapa yang dapat saya hubungi

Terima kasih
Salam
Kasta Ginting
Pusri Palembang

kalo gak salah, prosesnya harus pake askes, kalo tidak harus ada surat miskin (gakin) dari kelurahan, kecamatan dll

saya dari keluarga yang sangat sederhana sekali, keponakan saya berumur 5 bulan sekarang dya menderita penyakit jantung, jantungnya itu ada kebocoran, memang sih kebocoran jantung nya sejak lahir. tapi baru2 ini dya kumat dan harus segera dioperasi. saya sih maunya cepet2 operasi tapi kita belum ada uang untuk biaya operasinya, karena bapaknya bekerja di bengkel dan berpenghasilan setiap bulannya Rp 500 ribu rupiah, bgmn caranya dya membayar opersi itu yang operasinya sangat mahal.yaitu operasinya saja 50 juta rupiah belum obat2 yang sangat mahal. tempat penginapan dan yang lainya, sudah diprediksikan oleh rumah sakit yaitu sekitar 100juta rupiah itu sudah termasuk biaya operasi. keponakan saya sekarang masih berada di Rumah sakitharapan kita….saya mohon bantuanyya untuk biaya tersebut agar keponakan saya bisa segera dioperasi….saya tunggu jawananyya secepatnya..terima kasih

Dear rfini,
untuk mengatasi biaya, sebaiknya segera urus Askin (asuransi untuk warga miskin). Tidak perlu sungkan atau malu mengurus surat tersebut. Untuk mengurusnya cukup mudah, anda pergi saja ke RT dimana anda tinggal. Kemudian berbekal surat dari RT tersebut anda bawa ke rumah sakit.
Memang cukup repot untuk awal pengurusan, tapi dengan demikian keponakan anda dapat diselamatkan.
Segera saja diurus, jangan ditunda lagi ya.

Bandung, 12 Desember 2008
Dengan hormat,

Saat ini bayi kami berumur 73 hari (2 Bulan Lebih), berat badan 2,8 kg. Pada tanggal 28 November 2008, dideteksi oleh Dr.Sri Endah (Lab. Pramita Bandung) bahwa bayi kami memiliki kelainan yaitu Pulmonal stenosis. Dengan rincian pemeriksaan Echocardiography sebagai berikut:
• Situs Solitus
• AV-VA concordance
• Tidak terdapat ASD & VSD
• Terdapat PFO
• Terdapat pulmonal stenosis pressure yang terisi oleh PDA
• Pressure gradient 47 mmHg
• Arkus aorta ke kiri
• Semua vena pulmonalis bermuara di atrium kiri

Kesan: Pulmonal Stenosisyang terisi PDA, Pressure Gradient 47 mmHg

Pertanyaan kami:
1. Apakah dokter dapat mendeskripsikan kepada kami mengenai Pulmonal Stenosis, Definisi dan penanganannya?
2. Apa yang harus saya lakukan, (Jika memungkinkan tidak dioperasi karena tidak ada dana)?
3. Jika harus dioperasi, apakah dalam satu kali operasi atau ada operasi tambahan? Dan berapa perkiraan anggarannya?

Terima kasih banyak atas jawabannya

Hormat Kami,
Asep Sapari

Bandung, 12 Desember 2008
Dengan hormat,

Saat ini bayi kami berumur 73 hari (2 Bulan Lebih), berat badan 2,8 kg. Pada tanggal 28 November 2008, dideteksi oleh Dr.Sri Endah (Lab. Pramita Bandung) bahwa bayi kami memiliki kelainan yaitu Pulmonal stenosis. Dengan rincian pemeriksaan Echocardiography sebagai berikut:
• Situs Solitus
• AV-VA concordance
• Tidak terdapat ASD & VSD
• Terdapat PFO
• Terdapat pulmonal stenosis pressure yang terisi oleh PDA
• Pressure gradient 47 mmHg
• Arkus aorta ke kiri
• Semua vena pulmonalis bermuara di atrium kiri

Kesan: Pulmonal Stenosisyang terisi PDA, Pressure Gradient 47 mmHg

Pertanyaan kami:
1. Apakah dokter dapat mendeskripsikan kepada kami mengenai Pulmonal Stenosis, Definisi dan penanganannya?
2. Apa yang harus saya lakukan, (Jika memungkinkan tidak dioperasi karena keterbatasan dana)?
3. Jika harus dioperasi, apakah dalam satu kali operasi atau ada operasi tambahan? Dan berapa perkiraan anggarannya?
4. Bagaimana caranya untuk mendapatkan Operasi Gratis RS Harapan Kita? Bagaimana Caranya?

Terima kasih banyak atas jawabannya

Hormat Kami,
Asep Sapari, S.Pd

Salam hormat pak Asep..
Saya ikut prihatin dengan kondisi anak Bapak. Sayang sekali saya tidak dapat memberikan jawaban atas pertanyaan Bapak.
Bapak dapat mengirimkan email ke
website@pjnhk.go.id

Saya ikut berdoa agar proses kesembuhan anak Bapak dapat berjalan dengan lancar.

Salam hormat

Adik saya 27 tahun menderita gagal jantung stadium 3 dan tengah dirawat di RSJ Harapan Kita. Terkadang dia pesimis bisa sembuh. adakah yang memiliki riwayat serupa dan kini sembuh atau pulih agar dapat berbagi kisah dan semangat dengan adik saya. terima kasih

Leave a Reply