Hakekat bekerja

Suatu kali saya terlibat dalam perdebatan tentang hakekat bekerja dengan seorang teman dekat yang selalu ada dikala saya sedang membutuhkan dukungan moril. Ketika itu saya sedang mengalami masalah dalam pekerjaan saya. Saya merasa bahwa apa yang sudah saya kerjakan selama ini sia-sia. Saya mengalami seperti yang tersebut dalam pepatah “karena nila setitik, rusak susu sebelanga”.

Teman saya mengatakan bahwa kita tidak perlu berkecil hati dengan kesalahan yang kita lakukan, toh kesalahan itu tidak disengaja. Waktu itu saya bersikeras bahwa kesalahan itu terjadi karena kebodohan saya. Saya selalu menanamkan dalam diri saya, bahwa bekerja adalah menjual tenaga dan pikiran saya, sehingga saya tidak mungkin menjual kebodohan.

Lalu teman saya mengatakan bahwa bekerja adalah belajar. Saya juga membantah hal itu, saya bilang berapa besar kerugian perusahaan kalau semua karyawannya mempunyai prinsip bekerja adalah belajar. Kalau mau belajar ya…di sekolah. Bekerja adalah menjual hasil belajar. Saya mengatakan bahwa saya dibayar, jadi saya harus bisa mengerjakan semua beban pekerjaan saya.

Waktu itu perdebatan terputus dengan kalimat akhir dari teman saya bahwa terserah pada saya, yang jelas dia juga pernah melakukan kesalahan dengan demikian dia belajar dari kesalahan itu.

Tanpa saya sadari, setiap hari saya memikirkan hal tersebut. Setiap kali ada masalah baru dalam pekerjaan, saya selalu berusaha mencari pemecahannya. Pada proses mencari pemecahan masalah itu, akhirnya saya menemukan sesuatu yang baru dan saya bisa mencari solusi dari masalah tersebut. Aha..!!! akhirnya saya menemukan jawaban apa yang dimaksud dengan bekerja adalah belajar.

Akhirnya saya mengembangkan pemahaman tersebut dengan pemahaman kehidupan, yaitu :

  • Menjalani kehidupan adalah menjalani suatu pembelajaran
  • Bekerja adalah salah satu bagian dari pembelajaran
  • Sekolah adalah alat bantu dalam proses pembelajaran
  • Dimanapun saya berada, di situ saya harus belajar banyak sehingga tumbuh dan berbuah banyak.

Terima kasih teman sejatiku. Karena kamu aku bisa memahami arti bekerja.

5 thoughts on “Hakekat bekerja

  1. Indra says:

    Saya pernah juga ditanya oleh seorang interview kerja oleh calon user di sebuah perusahaan kosmetik asal inggris. Dia menanyakan apa arti bekerja menurut anda? Kalau menurut saya sih, bekerja itu untuk mencari uang. Apakah itu salah? Tergantung ruang lingkup arti bekerja itu sendiri sih menurut saya…

  2. wulan says:

    menurut saya bekrja adalah sesuatu hal yang menyenangkan karena dengan bekerja kita dapat mengusir rasa bosan dirumah dan yang lebih menguntungkannya lagi kita akan mendapatkan uang untuk kebutuhan kita ……!

  3. Yanuar SW says:

    berkerja itu
    1. Beribadah yang di bayar, sebagai umat ciptaan Tuhan Kita Wajib bekerja.
    2. Belajar yg dibayar.
    3. Bermain yang dibayar.
    4. Wisata yang dibayar

  4. grunge boy says:

    temen ne di kambing hitamkan

  5. esnu says:

    hmmm…. bener juga Bro, tapi menurut gw belajar dan ibadah, karena belajar adalah bagian dari ibadah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s